
REDELONG – Ratuaan warga Bener Meriah antusias menyaksikan layang-layang yang mengudara di lapangan Pacuan Kuda Sengeda Bener Meriah. Ahad (7/9/2025).
Rekreasi permainan tradisional layang-layang itu menjadi pertunjukan baru di daerah penghasil Kopi Arabika Gayo itu.
Amantan media ini dilapangan Pacuan Kuda Sengeda, ratusan layang-layang beragam model terbang meliuk-liuk di udara mulai dari bentuk burung, kelelawar, pesawat, dan beragam model lainnya.
Selain modelnya beragam, ukuran layang itu juga bervariasi muali dari ukuran kecil, sedang, bahkan besar yang mencapai 5 meter.
Meski cuaca sore tadi sempat gerimis, namun tidak menyurutkan semangat para penerbang layang-layang dan masyarakat untuk bertahan di lapangan pacuan kuda itu.
“Awalnya kami mau membuat pertunjukan layang-layang ini untuk wilayah Kecamatan Wih Pesam dan sekitarnya saja. Tetapi respon baik dari warga kecamatan lain seperti Kecamatan Bandar, Gajah Putih, Bukit, bahkan juga dari Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan hari ini, “kata Hariadi Wibowo wakil komunitas layang layang Garda Langit.
Hariadi mengaku tidak menyangka warga begitu antusias mengikuti dan menyaksikan pertunjukan tersebut. Pasalnya, pertunjukan itu hanya di inisiasi masyarakat, Kampung Suka Makmur, Timur, Suka Makmur Induk, Blang Paku, dan Kampung Blang Benara.
“Alhamdulillah layang layang yang terdaftar dan hadir sore ini mencapai 250-300 layang layang. Masyarakat yang ikut kegiatan ini cukup antusias, ,”imbuhnya.
Menurut Hariadi Wibowo, tujuannya awal membuat pertunjukan layang layang itu untuk mengembalikan lagi kesenian tradisional layang-layang tradisional seperti dahulu kala.
Selain itu, bisa mengalihkan perhatian anak-anak muda dari kecanduan gadged atau gawai, dan yang terpenting membuat hal-hal positif.
“Bermain layang layang ini bisa mengalihkan perhatian anak muda dari kecanduan gadged, apalagi kita tau sekarang ini marak judi online yang dapat merusak masa depan anak-anak,”kata Hariadi.
Ia berharap, kedepannya ada apresiasi dari pemerintah untuk membentuk suatu wadah dan festival layang-layang dalam mengembangkan bakat dan kreativitas masyarakat terhadap layang layang serta.
Selain itu, pertunjukan layang-layang itu diharapkan dapat menjadi agenda tahunan didaerah tersebut untuk di festifalkan.
“Hari ini kita sudah mempromosikan layang layang kepada masyarakat, melalui kegitan ini berharap ada respon pihak terkait untuk membuat festifal layang layang,”ujarnya.

Sementar itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah, Sukry Tomtars mengapresiasi pertunjukan layang layang yang menyedot perhatian warga Bener Meriah.
“Ini patut kita apresiasi, karena banyak hal positif yang kita lihat dari kegiatan hari ini. Terutama berjalannya kegitan UMKM, kedua ada kreativitas warga dalam membuat layang layang,”ujar Sukry yang hadir menyaksikan sekaligus melepas pertunjukan itu secara simbolis.
Ia juga sepakat bila pertunjukan layang layang itu kedelanya menjadi agenda tahunan sebagai hiburan rakyat.
“Melihat antusias masyarakat menyaksikan pertunjukan hari ini, bisa jadi tahun depan bisa diadakan festival layang layang. Apalagi sudah ada komunitasnya,”ucap Sukry.
Tentunya, kata dia, Pemerintah selalu mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif, apalagi dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM tentu pemerintah sangat mendukungnya. Pungkasnya.
Sementara, salah satu pengunjung mengaku kaget melihat antusias warga yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan layang layang itu.
“Saya tidak menduga penontonnya seramai ini, seperti melihat pacuan kuda saja,”kata Sahri salah satu pengunjung.
Biasanya, kata Sahri, lapangan ini ramai kalau ada event pacuan kuda, tapi hari ini warga berdong-bondong datang untuk melihat layang layang.
“Ini kren, semoga pertunjukan ini terus dilaksanakan setiap tahunya,”cetusnya.





