
REDELONG – Sebanyak 46 pecatur dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah saling adu strategi di petak 64 untuk menjadi yang terbaik.
Kombinasi serangan dan pertahanan pun saling di perlihatkan para pemain. Sebab hal itu merupakan taktik sang pecatur memukul lawan agar menyerah.
Tak jarang untuk memancing kelengahan sang lawan, pecatur pun melakukan pengorbanan untuk menciptakan materi atau posisi yang memaksa lawan kehilangan pertahanan.
Jika pemain catur terjebak dalam kondisi tersebut, maka bisa menyebabkan kekalahan. Karena strategi seperti itu tentu sudah dengan perencanaan beberapa langkah kedepannya dalam mengenali kelemahan lawan.
Sebagai mana yang dilakukan oleh salah seorang peserta yakni Mulyadi ketika berhadapan dengan Anto. Dengan strategi dan langkah penuh perhitungan Mulyadi hanya butuh waktu kurang dari 5 menit menggulung Anto yang terkena skak mat.
Mulyadi sendiri adalah merupakan atlet yang pernah memperkuat percasi Bener Meriah dalam Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Aceh Besar pada tahun 2018 lalu.
Amatan medai ini, sejumlah pecatur yang cukup terkenal dan serat pengalaman yang pernah bermain di level provinsi dan nasional juga turut bermain seperti Surya Bakti mantan atlet Percasi Aceh Tengah, Maidin Melala pengurus Percasi Aceh Tengah, Hatta atlet percasi Aceh Tengah.
Tak mau kalah, pecarur handalan percasi Bener Meriah juga siap melibas lawan lawanya mereka adalah, Edi Fitra, dan Padli.
Selain itu, pecatur hebat lainnya seperti Erwin KPR, Kasim, Sangka Tua, Roney, Sandra dan Doni adalah sang petarung yang cukup berpengalaman dalam petak 64 itu tentu mereka juga memiliki asa kuat untul menjadi juara.
Siapakah nanti yang akan keluar sebagai Juara, tentu hal ini ditunggu tunggu oleh pencinta catur. Bagi warga yang ingin menyaksikan secara langsung silakan hadir ke Koramil 01 Bandar.

Sementara turnamen tersebut di buka langsung oleh Komandan Koramil 01 Bandar, Kapten Inf Arianto, yang turut dihadiri oleh Camat Bandar, Muslim, Wakapolsek Bandar, Plt Kepala DPMK, Ketau Apdesi, Sekretaris Percasi, Humas KONI dan ketua forum reje kampung se Kecamatan Bandar.
Kapten Inf Arianto dalam sambutannya mengatakan, turnamen catur yang diselenggarakan itu bukan hanya sekedar mencari siapa juara namun lebih kepada untuk meningkatkan ikatan tali silaturahmi anatara TNI dan masyarakat.
“Selamat berkompetisi bagi para pecatur, junjung tinggi sportivitas. Semoga melalui turnamen ini silaturahmi dan kekompakan kita terjalin lebih erat lagi,”kata Arianto, Sabtu (4/10/2025).
Permainan catur, kata dia, memiliki sejarah karena olah raga ini sudah ada sejak zaman dahulu kala.
Sementara itu, Camat Bandar, Muslim mengapresiasi pelaksanaan turnamen catur dalam rangka HUT TNI ke 80 tahun itu.
“Bersama rakyat TNI kuat, untuk itu mari kita salaing bersatu untuk mewujudkan pembangunan daerah ini dengan saling support”kata Muslim.
Sedangkan dalam laporanya, ketau Panitia penyelenggara Serma Roney menyebutkan, turnamen tersebut di ikuti sebanyak 46 orang yang berasal dari Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Turnamen tersebut akan memperebutkan hadiah total Rp 5 juta. Bagi Juara 1 sampai juara 10.
Roney juga menjelaskan, ada bebarapa donator yang turut berpartisipasi dalam turnamen itu, seperti Bank Aceh, Camat Bandar, KONI Bener Meriah, ketua Apdesi, ketua forum reje dan donatur lainnya.
“Terimakasih kami ucapkan kepada pihak-pihak yang telah membantu. Semoga melalui olahraga asah otak ini kita semakin mengenal antara satu dan lainnya,”pungkasnya.





