REDELONG – Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Bener Meriah periode 2026–2031 yang berlangsung di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Rabu (15/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Tagore Abubakar yang juga menjabat sebagai Ketua PETA Provinsi Aceh menegaskan pentingnya peran organisasi PETA sebagai perekat persatuan, penjaga nilai-nilai kebangsaan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Di hadapan peserta Musda, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota PETA untuk meninggalkan berbagai perbedaan yang pernah terjadi serta mengedepankan semangat kebersamaan demi mewujudkan Bener Meriah yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera.
“Mari kita tinggalkan perbedaan yang pernah ada. Saat ini yang lebih penting adalah bagaimana kita bersatu membangun Bener Meriah. Pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Tagore.
Menurutnya, organisasi PETA harus mampu menjadi rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang budaya. Keberagaman yang dimiliki Kabupaten Bener Meriah harus dipandang sebagai kekuatan dalam memperkuat persatuan, sekaligus menjadi modal sosial untuk mempercepat pembangunan daerah.
Selain itu, Tagore juga mengajak seluruh anggota PETA untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Gayo sebagai identitas daerah yang memiliki nilai sejarah, adat istiadat, dan kearifan lokal yang patut diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia menambahkan, sejarah panjang berdirinya PETA tidak dapat dipisahkan dari semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa. Karena itu, nilai-nilai tersebut harus terus ditanamkan kepada generasi muda dengan tetap berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Bupati berharap kepengurusan baru PETA Kabupaten Bener Meriah mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam menjaga stabilitas daerah, mempererat persatuan masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda, Jerry Rahmat, menyampaikan bahwa Musyawarah Daerah berlangsung secara demokratis, aman, dan penuh semangat kekeluargaan. Dalam forum tersebut, Said Abdullah ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PETA Kabupaten Bener Meriah periode 2026–2031.
Selain itu, Sugiman dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris, sedangkan Robani ditunjuk sebagai Bendahara organisasi.
“Alhamdulillah, Musda berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Semoga kepengurusan baru mampu membawa PETA semakin solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bener Meriah,” ujar Jerry Rahmat.
Musyawarah Daerah PETA Kabupaten Bener Meriah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat sinergi antara PETA dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Melalui kepengurusan baru, diharapkan PETA semakin berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung percepatan pembangunan demi terwujudnya masyarakat Bener Meriah yang maju, harmonis, dan sejahtera.





