Kondisi terbaru jalan lintas RSUD Muyang Kute–Origon yang amblas usai digerus hujan deras. Warga khawatir akses ke PVMBG Burni Telong terputus. (Dok. Gayopostnews.com)

Bener Meriah – Ruas jalan penghubung RSUD Muyang Kute menuju Origon, Bener Meriah, kian mengkhawatirkan. Separuh badan jalan nyaris hilang digerus air, membuat akses vital ini terancam putus total.

Pantauan gayopostnews.com di lokasi, bagian bawah badan jalan sudah berlubang besar. Pihak terkait telah memasang garis pembatas sebagai peringatan, namun kondisi tersebut belum tersentuh penanganan berarti.

Aman Fia, warga Serule Kayu, kamis (28/08) menuturkan jalur ini bukan sekadar akses menuju kebun warga, tapi juga jalur alternatif penting yang bisa tembus ke Mandale, Aceh Tengah.

“Awalnya kerusakan hanya di ujung jalan, tapi setelah hujan deras kemarin, hampir separuh badan jalan habis digerus air,” ungkapnya.

Masalah ini bukan hanya soal aktivitas warga. Jalan tersebut juga menjadi jalur utama menuju Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Burni Telong. Jika dibiarkan, dikhawatirkan tim pemantau gunung berapi akan kesulitan mengakses lokasi, yang bisa mengganggu deteksi dini aktivitas vulkanik.

Warga mendesak pemerintah bergerak cepat. Penanganan darurat sangat dibutuhkan sebelum kerusakan semakin meluas dan memutus akses penting bagi masyarakat maupun upaya mitigasi bencana di Burni Telong.