Redelong, gayopostnews.com — Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026 bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi teladan, edukator sekaligus inspirasi bagi remaja di daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, saat membuka secara resmi Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026 di Aula Penyuluh KB, Kecamatan Bukit, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Bener Meriah, Ny. Puspitawati Armia, Kepala DP3AKB Bener Meriah Edi Jaswin, S.KM., M.Si., Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KB dan KS) Yulita Anggraini, S.KM., M.Kes., tim juri, panitia serta para finalis Duta GenRe 2026.
Dalam sambutannya, Armia memberikan apresiasi kepada DP3AKB dan seluruh panitia yang telah melaksanakan rangkaian pemilihan tersebut. Ia juga mengapresiasi para finalis yang telah melewati berbagai tahapan seleksi hingga berhasil mencapai tahap akhir.
Menurut Armia, menjadi Duta GenRe bukan hanya persoalan memperoleh gelar, selempang ataupun penghargaan. Para duta yang terpilih nantinya memikul tanggung jawab untuk hadir di tengah-tengah remaja dan memberikan pengaruh positif.
“Pemilihan Duta GenRe bukan hanya tentang mencari juara atau mendapatkan sebuah selempang. Duta GenRe dipersiapkan untuk menjadi teladan dan inspirasi bagi remaja di Kabupaten Bener Meriah,” ujar Armia.
Ia berpesan kepada para finalis agar memanfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi dan mengejar prestasi. Remaja juga diminta mampu menjaga diri dan pergaulan serta bijak dalam mengambil setiap keputusan.
Armia juga mengingatkan pentingnya mencegah pernikahan usia dini dengan mempersiapkan pendidikan, kesehatan, mental dan masa depan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.
“Gunakan media sosial secara positif. Jadilah generasi yang mampu menyebarkan informasi yang baik dan menjadi contoh bagi teman sebaya,” pesannya.
Khusus kepada Duta GenRe yang nantinya terpilih, Armia mengingatkan bahwa amanah tidak berakhir ketika malam penobatan selesai.
“Bagi Duta GenRe yang nantinya terpilih, ingat bahwa tugas tidak selesai setelah malam penobatan. Justru setelah itu amanah dimulai,” tegasnya.
Armia berharap Duta GenRe Bener Meriah mampu menjadi teman sebaya bagi remaja, memberikan edukasi, mengajak kepada kegiatan positif serta ikut mendorong lahirnya generasi Bener Meriah yang sehat, berkarakter dan memiliki masa depan.
GenRe Disiapkan Jadi Edukator Sebaya
Kepala DP3AKB Bener Meriah, Edi Jaswin, S.KM., M.Si., menjelaskan bahwa Pemilihan Duta GenRe merupakan bagian dari upaya menyiapkan remaja agar memiliki karakter tangguh, mampu merencanakan masa depan serta memahami pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga.
Program GenRe sendiri merupakan program yang dikembangkan BKKBN untuk memberikan pembekalan kepada remaja mengenai kehidupan berkeluarga, perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.
“Diharapkan nantinya Duta GenRe Bener Meriah dapat menjadi edukator sebaya yang mampu menyebarkan pesan positif tentang perencanaan kehidupan berkeluarga,” kata Edi.
Selain itu, mereka diharapkan mampu mengampanyekan pencegahan pernikahan dini, seks bebas dan penyalahgunaan narkoba, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi remaja.
“Duta GenRe juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan generasi berkarakter dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang KB dan KS DP3AKB Bener Meriah, Yulita Anggraini, S.KM., M.Kes., mengatakan rangkaian pemilihan telah dimulai sejak 31 Juli 2026 melalui tahapan pendaftaran.
Selanjutnya peserta mengikuti seleksi berkas, pendampingan, ujian tulis secara daring, wawancara hingga akhirnya terpilih lima finalis terbaik.
“Pada 27 Agustus 2026 dilakukan karantina hingga 29 Agustus 2026. Setelah itu dilanjutkan dengan malam penobatan dan penganugerahan Duta GenRe Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026,” jelas Yulita.
Pemilihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penobatan, tetapi melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak dan penyampai pesan positif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan remaja Bener Meriah.





