Redelong, gayopostnews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.A.P., turun langsung memantau pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Riswandika yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama tersebut meninjau tahapan penyusunan makalah peserta di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesam, Rabu (2/9/2026).
Penyusunan makalah merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi. Pada tahapan ini, setiap peserta diwajibkan menyusun dua makalah sesuai dengan jabatan yang dipilih. Pelaksanaan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Riswandika mengatakan, panitia telah menyiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan peserta. Hal tersebut dilakukan agar proses penyusunan makalah dapat berlangsung tertib sekaligus menjaga objektivitas penilaian.
“Peserta wajib mengikuti seluruh ketentuan yang sudah ditetapkan. Makalah harus disusun secara mandiri sesuai kemampuan dan kompetensi masing-masing peserta,” kata Riswandika.
Untuk menjaga integritas proses seleksi, peserta tidak diperbolehkan membawa telepon seluler, media penyimpanan, alat tulis maupun perlengkapan pribadi lainnya ke dalam ruang penyusunan makalah.
Menurut Riswandika, aturan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dan hasil seleksi benar-benar menggambarkan kemampuan masing-masing.
“Kita ingin proses seleksi ini berjalan secara objektif, transparan dan profesional. Tidak ada perlakuan khusus. Semua peserta mengikuti aturan dan tahapan yang sama,” tegasnya.
Selain ketentuan teknis, peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian yang telah ditetapkan panitia, yakni kemeja putih lengan panjang dan berdasi, celana atau rok hitam serta sepatu hitam. Khusus peserta perempuan diwajibkan menggunakan jilbab putih.
Seluruh peserta juga diwajibkan mengenakan pin KORPRI dan papan nama serta hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Riswandika berharap proses seleksi tersebut mampu menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jabatan pimpinan tinggi pratama membutuhkan orang-orang yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan kepemimpinan. Karena itu, setiap tahapan seleksi harus dijalankan dengan sungguh-sungguh agar nantinya kita mendapatkan pejabat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, panitia akan terus menjaga proses seleksi agar berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Harapan kita, seluruh rangkaian seleksi ini berjalan lancar dan menghasilkan figur-figur terbaik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah,” pungkas Riswandika.
Pantauan di lokasi, pelaksanaan penyusunan makalah berlangsung tertib. Turut hadir Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Sanusi Purnawira Dade, S.H., S.IP., M.Si., serta Kepala BKPP Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd., M.Pd.





