Redelong – Gayopostnews.com | Santri Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah, Kampung Sukaramai Atas, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) tingkat Kabupaten Bener Meriah tahun 2026.
Dalam perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 tersebut, para santri berhasil membawa pulang dua gelar juara I dan satu juara II.
Zikru Muyasir meraih juara I kategori Kitab Fathul Qarib, sedangkan Ahmad Khatami berhasil meraih juara I kategori Kitab Ta’lim Muta’allim. Sementara itu, Kausar, Alif Rizki, dan Muhammad Faril meraih juara II pada cabang Syarhil Qur’an.
Kepala Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah, Tgk. Ridwan M. Yusuf, M.Pd., mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras para santri yang didukung bimbingan dan pembinaan para guru di lingkungan dayah.
Menurutnya, pimpinan dayah, Abi Husaini Mubarak, mengutus lima santri untuk mengikuti perlombaan tersebut. Kepercayaan itu berhasil dijawab dengan capaian yang membanggakan.
“Alhamdulillah, lima santri yang kami utus mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan berhasil meraih prestasi. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah sekaligus motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujar Tgk. Ridwan, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses belajar, latihan, kedisiplinan, serta peran para pembina yang secara konsisten mendampingi santri dalam mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.
Pembinaan MQK dan MSQ dilakukan oleh Tgk. Gesyik, Ustadz Beren, Guree Rahmad, dan Guree Wahid.
“Prestasi ini tidak diraih secara instan. Ada kesungguhan para santri dalam belajar dan berlatih, serta bimbingan para tengku dan guru yang terus mendampingi mereka. Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh santri yang telah membawa nama baik dayah,” katanya.

Tgk. Ridwan berharap capaian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh santri untuk semakin giat menuntut ilmu, memperdalam pemahaman agama, serta mengembangkan potensi diri.
Menurutnya, keikutsertaan dalam MQK dan MSQ bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara, melainkan juga menjadi sarana memperkuat pemahaman terhadap kitab-kitab keislaman, mengasah kemampuan menyampaikan pesan Al-Qur’an, dan membangun kepercayaan diri.
Ia juga berharap kegiatan perlombaan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan generasi muda Islam agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pihak Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah turut mengapresiasi Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah yang telah memberikan ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensi melalui ajang tersebut.
Raihan dua juara I dan satu juara II ini diharapkan menjadi motivasi bagi Dayah Madinatuddiniyah Al Munawwarah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan, sekaligus mendorong para santri meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Perlombaan MQK dan MSQ tingkat Kabupaten Bener Meriah tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026.





