Redelong, gayopostnews.com Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia resmi menutup Lomba Tausyiah Da’iyah BKMT Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026 di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (12/8/2026).
Lomba yang memperebutkan Piala Pemerintah Kabupaten Bener Meriah ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi wadah untuk menjaring da’iyah perempuan terbaik di Kabupaten Bener Meriah.
Dalam sambutannya, Wabup Armia mengatakan, kegiatan tersebut digagas untuk mendorong lahirnya lebih banyak da’iyah dan ustadzah perempuan di Bener Meriah.
Menurutnya, selama ini berbagai kegiatan pengajian masih banyak diisi penceramah laki-laki. Sementara itu, jamaah perempuan kerap menyampaikan pertanyaan yang berkaitan khusus dengan persoalan perempuan.
“Karena itu, kita ingin melahirkan para da’iyah dan ustadzah yang nantinya dapat mengisi berbagai kegiatan pengajian ibu-ibu. Sehingga pertanyaan yang berkaitan dengan perempuan dapat dijawab oleh kaum perempuan yang memiliki ilmu,” ujar Armia.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan terus mendukung kegiatan yang mendorong peningkatan ilmu dan peran perempuan dalam kehidupan masyarakat.
“Perempuan yang berilmu dan berakhlak merupakan salah satu pilar utama dalam membangun keluarga yang sakinah dan masyarakat yang beradab,” katanya.
Sementara itu, Ketua BKMT Bener Meriah Ny. Puspitawati Armia mengatakan, lomba tersebut merupakan kegiatan perdana yang secara khusus menjaring da’iyah perempuan di Kabupaten Bener Meriah.
“Kita melihat banyak perempuan Gayo yang sebenarnya memiliki kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan itu harus kita arahkan untuk kegiatan dakwah,” ujarnya.
Puspitawati berharap para peserta yang memiliki talenta dapat terus dibina dan nantinya ikut berkontribusi dalam menyampaikan syiar Islam di tengah masyarakat.
“Dari kegiatan ini sudah terlihat para ustadzah yang memiliki talenta dalam mensyiarkan agama. Mereka nantinya diharapkan dapat berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di Bener Meriah,” katanya.
Kadis Syariat Islam Bener Meriah Taslim, S.Ag., M.Sos., dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif Wakil Bupati Armia untuk memperkuat dakwah melalui keterlibatan da’iyah perempuan.
“Mayoritas jamaah majelis taklim adalah perempuan. Karena itu, keberadaan da’iyah perempuan sangat dibutuhkan untuk memperkuat dakwah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Taslim menambahkan, BKMT Bener Meriah selanjutnya akan memberikan pembinaan kepada tiga finalis terbaik.
“Jangka panjangnya, mereka akan mengisi tausyiah pada berbagai kegiatan pengajian, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MPU Bener Meriah Tgk. Abdurahman Lamno, S.Sy., Ketua TP-PKK Ny. Meutia Fauziah Tagore, Ketua BKMT Ny. Puspitawati Armia, Ketua DWP Ny. Use Ferawati Riswandika, unsur Forkopimda, para kepala SKPK, camat, serta sejumlah undangan lainnya.





